Rakor Lintas Sektoral Gebrak DBD dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Image

CILONGOK1-Musim pancaroba dengan kondisi hujan dan panas harus diwaspadai masyarakat akan penyebaran penyakit Demam berdarah (DBD). Untuk mengantisipasi adanya warga yang terkena DBD, dilaksanakan rapat koordinasi sektoral dalam menggebrak DBD supaya tidak sampai ada masyarakat yang terkena. Kegiatan rakor dilaksanakan di Aula Desa Pageraji pada Kamis (17/1) mulai pukul 08.00. Selain rakor terkait DBD juga tentang sosialisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.


    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Puskesmas 1 Cilongok dr Teguh Ariyanto selaku penanggungjawab kegiatan, Forpimcam Cilongok, Instansi dan Dinas, Kepala SMK/SMP/MTs/SD/MI dan TK, Pendamping PKH, LSM dan Ormas, Dinas Kesehatan, Rotary Club of Purwokerto dan Pringsewu Group. Kegiatan berlangsung lancar dan diikuti dengan antusias oleh peserta.


    Kepala Puskesmas 1 Cilongok dr Teguh Ariyanto MPH menjelaskan, terkait dengan DBD sudah mulai ada laporan kasus. Sementara angka kesakitan di Banyumas juga meningkat. Sehingga harus diwaspadai terkait curah hujan yang meningkat setiap harinya.


    "Adanya laporan kasus berarti kesehatan lingkungan kurang perhatian. Tanggung jawab siapa?Tanggung jawab semuanya. Masyarakat jangan beranggapan DBD bisa dilakukan fogging saja tidak cukup tapi Pemberantasan Sarang Nyamuk juga perlu dioptimalkan kembali. Coba kita cek lingkungan rumah, kalau diteukan air tergenang dalam wadah, segera dibuang. Jangan hanya dilihat saja, itulah sarang jentik nyamuk DBD,"tegasnya.


    Dari kegiatan tersebut, lanjut dr Teguh, ada kesepakatan untuk melaporkan segera kasus curiga DBD sedini mungkin. Jangan sampai telat melaporkan. Kemudian, pelaksanaan PSN disemua lini dilakukan setiap Jumat Pagi.


    "Kegiatan PSN dimulai Jumat besok pagi dan dipantau Forpimcam secara bergantian tanggung jawab wilayah. Laporan hasil PSN dilaporkan ke Bupati melalui Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Ini tidak main-main, semua harus sengkuyung dalam permasalahan DBD. Masyarakat juga pro aktif dalam melaporkan dan kami juga akan pro aktif dalam memantau dan monitoring wilayah,"harapnya.


    Sementara terkait pengelolaan sampah, diharapkan sampah mulai dari lingkungan keluarga sudah dipilah antara sampah organik maupun anorganik.Pengelolaan sampah nantinya akan terus dilakukan pendampingan dengan pendekatan STBM sehingga terwujud lingkungan yang bebas sampah juga bersih dan sehat. (Blakasuta Squad)

.

Komentar