Mengolah Sampah Pampers jadi Kompos Pendampingan STBM Pernasidi

Image

Cilongok 1- Disaat masyarakat bingung dengan cara pengolahan sampah di lingkungan rumah tangga, cara ini pasti harus ditiru. Ya, Puskesmas 1 Cilongok melakukan pendampingan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pengolahan sampah pampers menjadi kompos. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (14/1) di lingkungan RT 02 RW 04 Desa Pernasidi Kecamatan Cilongok.

Kepala Puskesmas 1 Cilongok dr Teguh Ariyanto MPH menjelaskan, seperti diketahui sampah pampers menjadi salah satu sampah yang banyak ditemui terutama bagi warga yang mempunyai anak kecil karena sering menggunakan pampers. Salah satu solusi untuk meminimalisir penumpukan sampah pampers, maka diolahlah sampah pampers tersebut menjadi sebuah kompos.

"Salah satu bentuk kepedulian lingkungan yaitu pemanfaatan sampah untuk diolah menjadi barang yang bermanfaat. Kali ini kami mengolah sampah pampers menjadi sebuah pupuk kompos,"jelasnya.

Dengan proses yang gampang, lanjut dr Teguh, pupuk kompos bisa digunakan untuk memupuk tanaman yang juga ditanam di media berupa plastik bekas minyak goreng. "Untuk caranya bisa langsung belajar dengan petugas kami,"katanya.

Dalam kegiatan tersebut, pelaksanaan dengan penanggungjawab Sri Marheni Amd KL dan Bidan Desa Pernasidi Dewi Probowati. "Kenapa dilaksanakan di Pernasidi, alasannya selama ini sampah menjadi permasalahan di desa. Kemudian Lima Pilar STBM belum terpenuhi,"katanya.

Diharapkan, dengan pengolahan sampah pampers menjadi kompos masyarakat paham dan mau mencoba memanfaatkan sampah. Pemdes dan PKK juga FKD mendukung langkah nyata kegiatan ini. (Blakasuta Squad)

.

Komentar